Tampilkan postingan dengan label Wrap-Up. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wrap-Up. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juli 2020

Series Horror-Fantasy yang Wajib Dibaca: “Lockwood & Co.”- June Fav-read.



source: google
                                    

Siapa pecinta horor? Apalagi yang latarnya fantasi?? Kombinasi hebat memang cuma ada di series Lockwood & Co.!!

Ok guys, ini bukan resensi, soalnya pasti capek kalau aku harus nulis lima resensi sekaligus, jadi aku jadiin satu aja di sini; intinya, series Lockwood & Co., adalah series favorit aku di bulan Juni kemarin. Percaya nggak, saking ketagihan keseruan berburu hantu, aku sampe marathon series ini, tiga buku terakhir aku selesain 6 hari aja dan rata-rata tebelnya hampir 500.

Nah sekarang kenalan dulu ya, Lockwood & Co., ditulis oleh Jonathan Stroud. Buku pertamanya diterbitkan tahun 2013, setahun kemudian, Gramedia Pustaka Utama membeli hak cipta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

Lockwood & Co., buku 1: Undakan Menjerit versi Indonesia terbit pada tahun 2014. Diterjemahkan oleh Poppy D. Chusfani, dieditori oleh Barokah Ruziati dan sampulnya didesain oleh Martin Dima. Buku selanjutnya? Aku nggak catat, tapi sepertinya masih pake penerjemah yang sama^^

Lockwood & Co., terdiri atas 5 buku dan satu cerpen. Buat kalian yang kepo, perhatikan dan catat kalau perlu urutannya ya haha

1.      Lockwood & Co. – The Screaming Staircase (Undakan Menjerit)

1.5.Lockwood & Co. – The Dagger in The Desk (Short-story, tidak diterjemahkan, bisa baca gratis di kindle)

2.      Lockwood & Co. – The Whispering Skull (Tengkorak Berbisik)

3.      Lockwood & Co. – The Hollow Boy (Pemuda Berongga)

4.      Lockwood & Co. – The Creeping Shadow (Bayangan Mengendap)

5.      Lockwood & Co. – The Empty Grave (Makam Tanpa Penghuni)

Next, lanjut ke ceritanya. Suatu hari, Inggris kedatangan Masalah, terjadi wabah hantu berkeliaran di seluruh Inggris. Waktu itu, hanya ada dua orang yang mampu mengatasi Masalah, mereka adalah Marissa Fittes dan Tom Rotwell. Dan di masa kini, terbentuklah agensi-agensi yang biasa menangangi kasus supranatural. Tentunya diprakarsai dua agensi besar; agensi Fittes dan Rotwell.

Bagian uniknya, agensi-agensi yang menangani hantu ini adalah anak kecil, mulai dari usia 8 (cmiiw) sampe akhir usia 19. Inilah yang membuat aku terkesan dengan ceritanya, bisa dibilang novel ini bisa juga termasuk middle-grade karena memakai tokoh anak/remaja yang ikut andil dalam melakukan suatu kejadian yang butuh tanggungjawab.

Di buku ini diceritakan kalau hanya anak-anak dan remajalah yang mempunyai kemampuan khusus untuk mendeteksi keberadaan hantu. Ada beberapa kemampuan khusus yang dimiliki mereka, yaitu: daya dengar, daya sentuh, dan daya lihat. Ketika mereka dewasa, kemampuan tersebut melemah bahkan hilang sama sekali. Dan, tidak semua anak punya bakat khusus ini.

Semua buku ini memiliki pov atau sudut pandang orang pertama yaitu, Lucy Carlyle. Sejak kecil, Lucy mempunyai daya dengar yang bagus. Hingga suatu saat dia merantau dari desa kecilnya ke London dan melamar pekerjaan ke Lockwood & Co., yang saat itu baru memiliki dua anggota, Anthony Lockwood dan George Cubbins. Segera saja Lucy menjadi anggota ketiga mereka,


source: google


Daya dengar Lucy, daya lihat Lockwood, dan daya riset yang nggak termasuk ke dalam bakat George membuat tim mereka menjadi tim yang hebat. Satu persatu kasus diselesaikan dengan baik, mereka menjadi terkenal, tapi kasus-kasus besar yang mengerikan pun tak luput ambil bagian dari petualangan mereka.

Jangan matikan lampu saat membacanya... Stroud memang genius,” kata Uncle Rick Riordan yang merupakan penulis favoritku di buku pertama Lockwood & Co.

DAN memang bener, kalian jangan pernaaaah baca series ini malam-malam, saranku. Karena meskipun hanya tulisan, novel ini jelas bisa bikin aku parno dan kebayang yang aneh-aneh seharian. Tapi kalau kalian suka tantangan, kalian bisa ngikutin jejakku baca buku ini malem-malem, merindingnya lebih kerasa.

Petualangan mereka dalam menyelesaikan kasus sebenarnya cukup menarik, aku suka meski nggak terlalu menggilai. Petualangannya jelas seru, tegang, dan bikin merinding. Yang membuatku nggak terlalu dive-into ke series ini seperti aku menggilai karya RR dan LB, karena aku kurang suka detail deskripsinya, menurutku gak cukup baca sekali, tapi aku terlalu malas buat baca ulang haha. Kadang aku ngantuk kalau Lucy lagi bermonolog ahahahsksksk.

Yang paling penting dan tidak boleh terlewat adalah karakter-karakternya. Lucy Carlyle adalah cewek berani, baik hati, tangguh dan kadang slengekan. Anthony Lockwood jenis cowok cool, berani sekaligus gegabah, dan pemimpin yang super karismatik. George Cubbins, sebagaimana roda ketiga lainnya di seluruh cerita adalah tipe yang kocak dan kikuk, tapi dia kutubuku jenius.

Dan yang paling penting nomor wahid adalah kehadiran Skull si hantu dalam toples, bener-bener jadi satu-satunya alasan kuat kenapa aku rela marathon series ini. Skull adalah tokoh favoritku, kalau dia bisa dibilang tokoh. Karakternya yang sinis dan nyablak bikin aku betaaaah banget baca cerita ini dan bodo amat sama deskripsinya yang entah kenapa selalu bikin aku ter-distract.

Setiap baca novel ini, aku selalu nunggu bagian Skull bicara. Aku selalu seger tiap baca bagian dia. Sekejap ngantuk ilang pokoknya XD setiap Skull bicara, yang keluar cuma sarkas dan ngatain orang HAHA.

Nah, daripada jadi curhat Skull-lovers, mending aku udahan sampai di sini aja, takutnya juga malah jadi kepanjangan dan spoiler. Yang jelas, series ini highly recommended!! Aku gak suka-suka banget novel horor, tapi aku suka fantasi. Dan series ini bener-bener memenuhi ekspektasiku. Tapi jujur aku....ada satu hal yang membuatku kecewa berat dan berakhir hangover seminggu, tapi aku gak bisa jelasin haha pokoknya kalian baca aja dan dijamin nggak akan nyesel deh ;))))

Tambahan, series ini bisa kalian baca gratis di iPusnas loh, tapi...buku kedua yang Whispering Skull nggak ada. Bahkan di Gramedia Digital yang berbayar pun nggak ada. Jadi, usahakan kalian nyari dulu buku keduanya ya, minjem perpus atau pinjem temen asal jangan nyolong aja. Habis itu kalian bisa nikmatin Lockwood & Co., gratis di iPusnas^^ lebih bagus lagi kalau kalian mulai koleksi aja fisiknya, rencananya aku pun mau koleksi fisiknya karena kadang-kadang aku kangen Skull :(

Well, bagi kalian yang tertarik dan berencana mau marathon Lockwood & Co., kayak aku....HAPPY READING and byeeee!!



Selasa, 07 Agustus 2018

July Wrap Up!

IG: @arthms12

July Wrap-up

Kali ini nggak sebanyak dulu, aku cuma bisa selesai-in 12 buku, yang kesemuanya aku baca di Gramedia Digital.

Nggak usah basa-basi panjang-panjang, aku mau langsung aja nulis wrap-up ini soalnyaaaa banyak banget buku bagus yang aku baca dan sukaaaaa. Lets start! :D

1.      Childhood Memories by Dhita Puspitaningrum

Baca ini karena kovernya bagus dan terutama sinopsisnya yang bikin geregetan! Jadi singkatnya gini: Sandra yang manja dan anak gahol Jakarta harus rela nerima hukuman buat tinggal sama neneknya di Bandung. Di sana dia ketemu Ardan, cowok temen masa kecilnya dulu. Mereka satu sekolah, temenan lagi kayak dulu, tapi lama-lama Sandra jadi kesel soalnya Ardan ngomongin cewek yang disukainya mulu. Yauda deh Sandra juga punya kecengan kok, cowok imut mirip Afgan yang dikenalnya di kafe dekat rumah. Ardan sama ceweknya, Sandra sama cowoknya. Lalu begitulah..

Tapi setelah baca jujur aku kecewa sama isinya. Bagus sih, cuma terlalu datar buatku. Nggak ada ‘gelombangnya’, konfliknya biasa, membosankan, de el el. Intinya ternyata novel ini bukan seleraku. So sorry. Aku cuma kasih 2.5 bintang aja :’)

2.      Arial vs Helvetica by Nisa Rahmah

Sorry kalau ngebuka wrap-up ini dengan novel-novel yang nggak begitu aku suka. Lagi-lagi, aku baca novel ini karena kovernya yang cute abissss. Bikin nggak tahan buat nggak baca. Singkatnya begini: Arial itu saingan Helvy beberapa tahun lalu di acara cerdas cermat gitu, nah pas SMA ketemu lagi jadi saingan di pelombaan desain(?). Anehnya, dari dulu mereka masih inget satu sama lain (padahal menurutku konflik mereka pas SMP itu biasa aja), Arial pengen deketin Helvy gitu soalnya si Helvy ini judes dan menutup diri gegara masa lalunya. Akhirnya karena Arial nolongin Helvy suatu waktu, mereka jadi deket..deket..jalan bareng..bla bla.

Jujur, aku nggak tahu inti cerita ini apa, tapi yang pasti amanatnya banyak, Kata judulnya, mereka saingan, tapi inti persaingan itu nggak ditonjolkan. Entah deh. Konfliknya datar aja, agak bosan juga. Tapi ide font-nya unik. Cek kesan-kesanku yang lebih banyak di sini

3.      Breaking Point by Pretty Angelia

WOW. HIGHLY RECOMMENDED PAKE CAPSLOCK DEH!

Sumpah novel ini keren pake banget. Aku kadang bingung mau review apaan sama novel yang aku suka huhu :(

Singkatnya begini: di sekolah Geta ada masalah korupsi gitu, sebagai mantan osis yang berdedikasi tinggi, Geta bantuin adik kelasnya buat ngusut kasus ini. Tapi tiba-tiba dia jadi tersangka atas kasus percobaan bunuh diri yang dilakukan temen sekelasnya. Geta dikeluarin dari sekolah. Setelah itu dia ikut Paket C buat dapetin ijazah SMA. Di sana dia ketemu Vierro si pemain catur (nggak bisa ikut UN soalnya ada tanding), Daniar yang sakit-sakitan tapi pengin punya ijazah dan Bogel, mantan napi yang udah tobat. Bersama-sama mereka mengarungi kehidupan sebagai siswa paket C. Ah pokoknya seru abis! Romansa antara Geta dan Vierro bikin gereget, belum lagi ketika Daniar tiba-tiba jauhin Geta karena suatu hal, solidaritas antar teman, melepaskan, perjuangan, segala macem kamu bakal temuin di novel ini! Konfliknya asik dan seru banget. Aku bahkan kasih 4.5 bintang~ baca disini lebih lengkapnya. 

4.      Seven Minutes in Heaven  by Yuanita Wong

Kovernya cantik, ceritanya manis, endingnya kelam. Kombinasi mautttt. Pertama baca, narasinya asik banget mirip terjemahan, latarnya juga di luar, aku enjoy banget bacanya. Romancenya juga dapet dan bikin baper. Singkatnya begini; Mia mau ngasih surat cinta ke Grey, tapi pas mau masukin surat ke loker Grey, si Grey muncul dah. Mia gelagapan dan akhirnya masukin surat itu ke loker orang lain. Nah, ternyata loker itu punya Liam. Liam salah paham soalnya nama tengahnya juga Grey, makanya dia bikin Mia susah karena ngedeketin cewek itu mulu. Nah si Liam ini juga yang dulu pernah kejebak permainan Seven Minutes in Heaven nih sama Mia. Gemes banget baca kesalahpahaman ini, tapi nggak sampai di situ, justru aku malah menemukan twist dan kekelaman di dalam novel ini....sejujurnya aku belum paham betul sama endingnya, udah dijelasin sama temen tapi kenapa aku tetep merasa ada sesuatu yang tersembunyi di balik ending itu, sesuatu yang lebih WOW lagi. 4 bintang untuk SMiH, recommended!!

5.      Love Theft by Prisca Primasari

ANOTHER HIGHLY RECOMMENDED!

Bosen sama kisah cinta yang biasa aja? WAJIB hukumnya kamu baca Love Theft. Kalau biasanya baca kisah cinta di sekolah, kantor, dan kehidupan sehari-hari yang relate, Love Theft bakal bawa kamu ke tengah-tengah bahaya. Singkatnya gini: Frea punya paman seorang pemimpin kelompok pencuri. Dia mahasiswa musik yang mutusin buat cuti dan bantu-bantu si paman. Di sana, dia kenal dua cowok tampan: Liqour dan Night. Suatu misi bikin Liqour harus berurusan sama seorang Coco, cewek manja dan kaya raya. Ternyata misi pencurian itu malah bikin mereka berada di dalam bahaya.

AH pokoknya! Seru! Banget! Gila! Sumpah! Nyesel deh kalian yang nggak baca novel ini. Antimainstream dan menegangkan huhu! 4.5 bintang untuk Love Theft.

6.      Pangeran Kumbang by Ayu Dewi

Merupakan novel yang dibaca karena tipis HEHE dan penasaran kenapa judulnya kayak dongeng anak-anak? Ceritanya gini: Galang punya pacar pas SMA namanya Sonia. Sonia punya adik namanya Kintan. Galang disuruh pindah ke Belanda pas lulus soalnya ortunya keja di sana eh Sonia meninggal karena kanker :(. Galang pulang ke Indonesia sepuluh tahun kemudian dan ketemu Kintan yang anehnya jadi miriiiip banget sama Sonia kecuali sifatnya. Galang pengen lindungin Kintan. Ternyata sudah sejak lama, sejak Galang masih sama kakaknya, Kintan naksir Galang. Lalu begitu.. Di novel ini juga diceritain katanya Galang lagi baca buku yang judulnya Pangeran Kumbang trus ada beberapa penggalan buku itu dituliskan di novel ini, trus aku nangkapnya, ending Pangeran Kumbang itu sama kayak ending Kintan-Galang. Esensinya? Nggak tahu juga kenapa dibuat begitu.

Aku cukup terhibur baca novel ini meskipun dikit-dikit ada drama gitulah, tapi sumpah kalean semua akan terpana membaca endingnya seperti aku....3.5 bintang. Oh ya, novel ini juga banyak narasinya jadi agak capeeek:(

7.      Kilovegram by Mega Shofani

Pernah diledekin gegara gemuk? “Kamu cantik sih tapi sayang gemuk.” Itulah kalimat yang sering Aruna denger dari temen-temennya. Cuma satu orang yang dibolehin untuk ledek dia yaitu Raka, sahabatnya dari kecil. Tapi mendadak Aruna sebel sama Raka soalnya Nada, sepupunya yang mutusin tinggal di rumahnya dan satu sekolah dengannya mencuri perhatian Raka. Aruna mau diet, tapi dietnya salah. Dan ternyata, gemuk nggak ngehalangin seseorang buat jadi gemilang loh.

Novel ini asik banget terutama tentang amanatnya bagi cewek-cewek yang minder karena gemuk. You’re beautiful just the way you are....intinya begitu dah. Sejujurnya agak sebel sama Raka ini, dasar cowok plin-plan :( baca di sini lebih lengkapnya.
3 bintang.

8.      Let Go by Windhy Puspitadewi

Ya Lord...aku nggak mau percaya ini karya debut. Katanya sih itu. Aku nggak cari tau wkwk. CERITA INI BAGUS BANGET. Simpel dan bermakna, seru, lucu, konfliknya banyak dan relate sama kehidupan remaja tapi dikemas secara asik.

Ceritanya: Caraka bukan sosok yang digilai banyak cewek karena tampan atau badboy atau apa, sosoknya sederhana banget. Tapi dia istimewa dengan caranya sendiri. Dan dia..nakal. dikit. Dia dihukum buat ngurusin klub mading bareng Nathan (si pinter yang sinis), Nadya (ketua kelas, OSIS, super sibuk, tegas bla bla) dan Sarah si cewek pemalu.

Ternyata banyak manfaat yang Raka ambil dari berteman dengan orang-orang kayak gitu, dan seriously ini bikin...hati jadi anget. Interaksi mereka semua itu..relate banget sama anak-anak SMA yang ‘sebenarnya’. Belum lagi ada romancenya..bacaan wajib buatku, dan bonusnya ada bromance-nya juga loh antara Raka dan Nathan. Cubangggg pokoknya! Banyak pelajaran yang bisa diambil dari novel ini. Novelnya bagus banget dan recommended! 4.5 bintang aku kasih buat novel ini, alasannya disini

9.      A Poem with Your Name by Adi K.

Buku puisi! Aku jarang baca puisi dan nggak terlalu suka baca puisi. Tapi buku ini lumayan menyentuh hati dengan kata-katanya yang indah dan juga ilustrasinya yang cakep banget:(( belum lagi warna dominannya adalah putih-biru yang mana itu warna favorit acu. Hehe. 3.5 bintang. Recommended bagi yang suka baca puisiiii soalnya puisinya so sweet banget gitu...

10.  Peony’s World by Kezia Evi Wiadji

Dulu baca ini soalnya penasaran sama fantasi lokal. Novelnya ringan banget dan fantasinya agak konyol buatku. Buatku ya ini. Tapi ceritanya menghibur, mirip dongeng-dongeng buat anak kecil.
Singkatnya gini: Peony punya kemampuan bikin dunianya sendiri, dia juga bisa ajak orang lain. Trus dia mengalami suatu tragedi yang bikin pacarnya meninggal, taunya Jovan si pacar ini malah muncul di dunia ciptaannya. Peony seneng dong bisa ketemua sama Jov kapan aja. Sayangnya, Jov bilang Peony nggak boleh ‘pindah tempat’ ke dunia ciptaannya setelah jam lima sore. Ternyata ada suatu sosok jahat yang mengincar Peony...berkaitan dengan masa lalu keluarganya.
Ini apa banget sih tapi jujur aku nggak srek sama nama Peony apalagi dipanggilnya Ony apalagi latarnya di Indonesia zaman modern wkwk bawaannya pengen ketawa kalau baca kata Ony. Kurang cocok aja gitu, kecuali di luar negeri latarnya atau ganti nama panggilannya wkwk (gak penting banget emang ngomentarin nama -_-) 3 bintang.

11.  Continuum by Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie

Novel grafikkkkk. Cakeeeep bangeeeetttt. Satu hal yang kurang buatku, aku nggak paham ceritanya WKWK. Udah mah bahasa inggris, dalam bentuk puisi, tapi merangkai kisah juga, bingung, nggak paham pokoknya wkwkwk. Sinopsisnya padahal bagus:’) mungkin aku bakal reread sengaja cuma buat mendalami ceritanya, karena read pertama aku cuma tertarik sama gambarnya hehe :D 3 bintang.

12.  Welcome Home, Rain by Suarcani

Oke, aku hampir lupa kalau novel ini juga kuselesaikan di bulan Juli. Baca karena kovernyaaaaa yang cakep tiada tara sama judulnya yang sendu. Sesendu isinya :’)
Bercerita tentang Kei, pemain piano yang ‘dibawa’ tenar oleh Ghi yang seorang penyanyi populer. Mereka jadi rekan duet, pacaran beneran tapi lalu putus, Ghi jadi benci banget sama Kei soalnya dia mergokin Kei ke hotel sama bos perusahaan musik terkenal. Hm. Popularitas Kei yang baru naik langsung redup, dia berenti jadi pemain piano dan fokus aja kuliah. Namun takdir bilang Ghi harus duet lagi sama Kei dan nyanyiin lagu Welcome Home, Rain ciptaan Kei. Demi buktiin dia udah move on dari Kei, Ghi menerima itu. Dan akhirnya banyak rahasia terungkap dari sosok Kei.

Begitulah kira-kira. Lebih kompleks lagi sebenernya dan ceritanya bikin merinding disko, kenapa? Baca aja XD dibilang suka sih lumayan ya, konfliknya juga seru tapi entah kenapa menurutku kesannya mendung aja gitu, datar tapi seru(?) ya pokoknya gitu. Kisahnya menghibur dan sekaligus ingin nangis.. bukan tentang cinta yang utama, tapi novel ini bakal bikin kalian mikir ulang tentang apa yang selama ini kalian lakuin.

Konsep mimpi dan ambisi yang diambil sangatttt bagus :’)

----------

Nah, itu dia keduabelas buku yang aku baca di bulan Juli. Ada yang bikin nyantol di hati nggak? Peringkat pertama buat wrap-up di bulan Juli ini buatku adalah Love Theft!
Semoga wrap-up ini bikin kalian tertarik untuk baca bacaan yang sama denganku ya :D


Rabu, 25 Juli 2018

June Wrap-Up!

© 2018 by me @arthms12


 
Haii! Udah lama nggak nulis blog karena aku lagi males nge-review, nggak ada mood, tapi bulan Juni malah baca banyak buku. Kebanyakan juga e-book Gramedia Digital, jadi makin males buat nge-review WKWK.
Jadi aku mau bikin wrap-up aja biar sekalian, juga bukan review sih semacam kesan-kesan aja dan rekomendasi. Dan, ini memang telat banget astaga, abisan baru kepikiran aja bikin ginian di blog -_-
Mungkin yang bulan Juli juga aku bakal bikin wrap-up kayak gini juga, aku posting awal Agustus biar masih seger ceritanya di otak XD
So.. let’s start:
1.      Stories for Rainy Days by Naela Ali

Aku baca ini di awal Juni. Nyelesainnya pun bentar banget, beberapa jam aja tapi dibagi ke dua hari yang berbeda XD
Novel ini adalah novel grafik, ceritanya ditulis dalam bahasa Inggris. Aku suka gambar-gambarnya. Jujur agak sulit memahami ceritanya, apakah ini cerita bersambung atau gimana aku juga nggak paham XD trus ceritanya juga agak cheesy gimana gitu. Mendayu-dayu(?) kayak dongeng, dan dalem banget gitu maknanya tuh. Aku cuma kasih 3ó aja. Recommended gak nih? Menurut aku sih rekomen buat orang yang lagi jatuh cinta atau nggak, doyan liatin gambar-gambar ucul, instagramable banget loh :D
Anyway, aku baca di ini di iJakarta.

2.      Purple Eyes by Prisca Primasari.

Baca buku ini udah lamaaa banget, tapi waktu itu nggak sampai selesai. Nah, setelah langganan GD, aku lanjut baca buku ini dan SUKAK :’)
Latarnya di luar negeri, kisahnya tentang hantu cewek namanya Lyre yang jadi asisten Hades, Dewa Kematian. Mereka pergi ke bumi karena ada suatu masalah yang harus diselesaikan. Mereka pura-pura jadi manusia dong pas ke bumi, eh Lyre (yang namanya diganti jadi Solveig) malah ketemu sama Ivarr di bumi, mereka jatuh cinta trus eaaa baca sendiri deh, dijamin nggak nyesel :D Aku kasih rating 4ó karena menurutku cerita ini bagussss cuma kurang tebel HAHA.
High recommended!

3.      Sayap-Sayap Kecil by Andry Setiawan

Karena lagi menyesuaikan diri buat tahan baca e-book, aku pilih novel yang tipis-tipis. Setelah Purple Eyes, aku lanjut baca buku ini. Novel ini bercerita tentang Lana yang korban broken home gitu, dan kekerasan sama ibunya sendiri. Trus ketemu Surya yang ternyata adalah kakak kelasnya, anak baru, tetangganya pula. Lana ini jadi ngerasa punya temen semenjak kenal Surya. Aku sebenernya udah pernah denger cerita ini ada twist-nya jadi ya aku udah sejak awal ‘nebak’ plot twist-nya apa. Kalian yang nyoba nebak pasti sama pikirannya kayak aku, tapi apa pun tebakan kalian, pasti meleset! Karena twist novel ini kece abis. Novelnya memang simpel dan emang dibuat kayak diarinya Lana gitu sih. Rekomen buat yang nyari novel ringan.

4.      Thank You by Adara Kirana

Well, aku udah nulis kesan-kesan di GR tapi karena terlalu ‘emosional’ selesai bacanya jadi aku tandai sebagai spoiler deh ;( abisan beneran deh gereget banget endingnya, bukan gereget dalam arti baik wkwkw dd kzl pokoknya.
So, buat ceritanya sendiri simpel banget. Sekelompok remaja, bersahabat, mainin truth or dare gitu tapi mereka harus ngambil kertas tod-nya di kaleng thank you. Setelah selesai ngelakui tod-nya, mereka harus bilang makasih. Nah konfliknya juga banyak, perlahan satu-satu anggota mereka mulai menjauh karna konflik cinta. Ringannnn banget, aku harap cerita kek gini yang digandrungi para remaja zaman now tapi sepertinya kurang nendang aja gitu. 3ó

5.      Parade Para Monster by Eva Sri Rahayu

Fantasi lokal! Berhubung genre fav-ku adalah fantasi, aku cukup excited banget waktu baca novel ini. Belum lagi karena judul dan kavernya cute abis. Ceritanya kayak dongeng, dan lumayan menghibur sih. Ada romance-nya juga tapi dikit dan aku gak suka soalnya kayak dipaksain gitu. Ceritanya tentang Weena yang dijauhi temen-temennya karena dianggap monster. Eh kok bisa? Baca aja XD Dia cuma punya satu temen namanya Jack. Suatu hari mereka dapet undangan gitu buat dateng ke tempat namanya Far-Far Away. Katanya sih di sana itu tempat berkumpulnya para monster. Tentu Weena seneng banget dong mau ketemu satu ‘spesiesnya’, tapi ternyata ada sesuatu yang ganjil di Far-Far Away...3ó

6.      Long Way Down by Jason Reynolds

Aku seneng banget kalau baca e-book trus cepet abis XD nah, Long Way Down ini bikin aku suka karena cepet abisnya. Novel ini dibentuk kayak puisi gitu, ceritanya tentang seorang cowok yang kakaknya baru saja meninggal karena dibunuh. Dia mau bales dendam, tapi dia harus keluar dulu dari apartementnya buat nyamperin si pembunuh kan? Nah selama di lift turun itulah setting cerita ini :D setting waktunya cuma 60 detik doang dong. Tapi cukup kelam dan agak sulit dimengerti karena bagiku kesannya tuh kayak diari orang yang agak gangguan mental gitu. Kelam dan suram~ 3ó
Baca kesan-kesan lengkapku di sini.

7.      135 Hours  by Stefiani Emasurya

Dark Love Series ketiga yang aku baca. Menurutku cerita ini lebih seru dari dua lainnya. Tentang Zoe yang mau nikah karena suatu perjanjian(?) ternyata calon suaminya ini gak beres, dia dikasih tau tentang rahasia itu oleh cowok misterius bernama Eros. Eros janji mau bantu Zoe asalkan Zoe harus bilang ‘tidak’ pas janji pernikahan. Ya terus Zoe ini ternyata diajak kabur buat kerjasama demi jatohin si mantan calon suami. Trus benih-benih cinta tumbuh~
Tapiiii seru asli ceritanya, nggak sesimpel itu kok, banyak hal-hal yang menarik. Coba cek review singkatku di Goodreads: di sini.
Recommended 4ó

8.      Please Be Mine by Eugenia Rakhma

Aku baca novel ini karena tipis XD
Ceritanya tentang Friendzone gais. Klise ya? Eits jangan dulu bilang klise kalau belum baca utuhnya! Secara garis besar cerita ini tentang Kiara yang baru putus dari pacarnya, tapi ada Evan kok, temennya dari kecil yang selalu jagain Kiara. Di masa-masa baru masuk SMA, Kiara banyak banget dapat masalah, tapi ada Evan yang selalu jadi superhero-nya, berharap Kiara bisa ngeliat kesungguhan dia. Huhu. Ada twistnya. Dijamin bikin kaget :D ringan dan wow di akhir. 3ó baca kesan-kesanku selebihnya tentang novel ini di sini.

9.      #TentangDiaku by Hani Widiani

Another graphic novel guys. Aku baca ini karena...tipis! hehe. Isinya semacam curhatan sang Authornya sendiri dan dibuat dalam bentuk gambar. Honhon punya pacar namanya Dam. Mereka ketemu pas ospek kuliah dan Dam bantuin Hon gitu, trus muncul benih-benih cinta. Dam ini orangnya cuek tapi makin cuek makin gemesin, ye gak? Grafiknya lucuk. Cocoklah buat hiburan ringan, kisah cintanya juga manis. 4ó karena aku sukaaa banget grafiknya XD

10.  Siluet by Resti Dahlan

Buku kedua Kak Resti yang aku baca. Aku bacanya mundur, dari karya paling terbarunya Departure, aku langsung sukak sama gaya bercerita dan ide konflik yang dibuat Kak Resti. Lalu aku baca ini, dan masih sama kesannya sama Departure, buku ini keren. (dan ketika aku mau baca Mahardikans, entah kenapa dari bab awalnya aja aku udah ngerasa nggak cocok sama konfliknya jadi gak lanjut).
Well, ceritanya tentang Rea yang pinter tapi sombong. Ngerasa nggak perlu bantuan siapapun. Dia sekolah sambil kerja. Rea juga sering digangguin sama adek kelas perenang namanya Kaley. Belum lagi ada Galen, kakak Kaley yang dapet misi dari seseorang buat ngedeketin Rea sampe disuruh pindah ke sekolah mereka. Konfliknya agak complicated sih, aku juga agak bingung harus ngeringkasnya gimana XD pokoknya kakak-beradik itu gigih banget deketin Rea. Dan kesimpulannya aku suka banget konfliknyaaaa 4ó
Kesan-kesan selengkapnya bisa di baca di sini.

11.  Take Me For Granted by Nureesh Vhalega

Tipis dan keliatannya manissss jadi alasan kenapa aku baca novel ini, terus karena udah follow-followan sama penulisnya di instagram, terus juga karena novel ini berseliweran di IG hehe. Ternyata emang manis banget gais. Ceritanya tentang Ellya yang dilamar sama pacarnya, Fathan. Mereka udah pacaran selama 7 tahun, wajar dong Fathan ngajak nikah? Tapi ternyata Ellya justru jadi bingung. Dia ada masalah tapi nggak berani cerita ke Fathan, akhirnya mereka cuma bisa berantem mulu jadinya. Berantem karena dilamar pacar sendiri;’)
Novelnya tipis dan pastinya Kak Nureesh ini jago banget bikin suasana jadi melow dengan kata-katanya. Cakep deh bikin baper! 3.5ó review lengkap cek goodreads yuk! di sini.
(jangan heran kalau banyak emot yang aku pakai, soalnya novel ini sungguh sangat menguras emosiku;’))

12.  Resign! by Almira Bastari

Siapa sih yang nggak tahu novel populer ini? dari PO-nya aja udah ludes ribuan, udah beberapa kali cetak ulang. Sedihnya aku baru bisa baca novel ini bulan Juni dan itupun lewat GD XD rencananya mau beli versi cetaknya saking sukanya aku sama novel ini! Nyesel dulu nggak ngikutin di wattpad hiks.
Ceritanya tentang para cungpret atau kacung kampret. Ada 4 orang, salah satunya Alranita atau Rara dan seorang bos bernama Tigran. Tigran ini ganteng tapi resek. Para cungpret bikin challenge gitu siapa yang berani resign duluan dia yang menang, tapi Tigran juga kayak punya indera ke-6 gitu lah jadi bisa mengendus bau-bau resign bikin cungpret gak maju-maju. Trus, Tigran malah jadi semena-mena sama Rara, ngerese-in Rara terus, bikin Rara jengkel, tapi mereka banyak sweet-nya juga:’) nah, menurut kalian siapa nih di antara keempat cungpret yang berani ngajuin resign duluan? Twist-nya bagus loh;) 4ó high recommended!

13.  A Hole in The Head by Annisa Ihsani

Awalnya aku kira novel terjemahan, ternyata bukan, lokal rasa terjemahan! Sebenernya bercerita tentang anak-anak, tapi aku kepo sih soalnya blurbnya menarik. Misteri-misteri gimanaaa gitu. Ceritanya tentang Ann yang liburan ke Swiss, tempat ayahnya tinggal sama ibu tirinya. Di sana dia kenalan sama Jo. Mereka main detektif detektif-an gitu soalnya katanya penginapan punya ibu tirinya itu angker di kamar 303.
Jujur penyelesaian konfliknya bikin aku agak gak ngeh mungkin karena aku otaknya cetek wkwkwk XD
Tapi aku suka banget konflik dan ceritanya keren. 4.5ó recommended bagi penyuka kisah misteri kecil-kecilan. Juga pecinta fisika.

14.  Seventeen Once Again by Handi Namire

Sekilas info guys, Handi Namire itu cewek XD aku baru tau, katanya Mbak Handi ini juga penulis dari dulu tapi aku nggak tahu karyanya hehe, jadi pertama kali baca ya Seventeen Once Again ini. SOA novel lahiran dari Gramedia Writing Project, juara kedua. Semenjak baca blurbnya, aku langsung penasaran setengah mati sama cerita ini.
Kisahnya tentang Brianna yang jadi perebut pacar temen sendiri XD, saat hubungannya mau diperjelas sama si pacar, dia malah kecelakaan di India dan ada beberapa ingatannya yang hilang. Sialnya, setelah pulang ke Jakarta, Mamanya malah mindahin dia ke sekolah di Bandung, padahal dia kangen si pacar kan. Trus di Bandung malah ada cowok tengil yang deketin dia mulu.
Well, cerita ini sukses bikin menghibur. Banyak leluconnya juga yang kayaknya gak disengaja tapi jadi lucu XD
Konfliknya gemesssin. Bener-bener sukaaak! Sayangnya aku nggak suka endingnya. Tadinya mau ngasih 4 bintang tapi nggak jadi deh, 3.5ó aja. Selebihnya silakan cek kesan-kesanku di sini
Anywayyyy, recommended nihh ceritaya segerrrr.

15.  Daily Dose of Shine by A. Fuadi

Baca ini karena novel grafik, novel grafik cepet beres makanya suka XD
Tapi ternyata novel grafik ini bagus di grafiknya aja, sementara isinya hanya qoutes-qoutes dari tokoh-tokoh muslim gitu. Udah deh. Aku cuma ngasih 2ó hehe.

16.  Carisa & Kiana by Nisa Rahmah

Aku baca ini karena kavernya lucukkk. Tapi ceritanya nggak lucuk. Tentang Carisa yang tipe cewek aktif, suka sama Rama calon ketua OSIS dan bahkan Carisa jadi timsesnya. Tapi ternyata Rama suka sama Kiana, cewek genius yang pendiem. Bukan, bukan tentang rebutan Rama kok, tapi nanti ada konflik serius (agak halu dan drama banget) yang melibatkan orangtua mereka. Yah.. ceritanya mayan menghibur lah. Amanatnya juga bagus. Tapi karakternya banyak yang nyebelin, apalagi ortunya. Yang pengen coba-coba baca memulai untuk mencintai dunia perbukuan, Carisa & Kiana ini mungkin cocok :D but I only gave 2.75ó for this book.

Well! Selesai sudah wrap-up-ku buat bulan Juni! 16 buku dalam sebulan, wow, rekor buatku! Apalagi semuanya e-book!

Kalau gitu, cukup sekian aja kesan-kesan singkat ini semoga ada yang bikin kalian tertarik buat baca ya!

Sampai ketemu di wrap-up Juli!

Tapi kalau aku lagi mood baca buku fisik, kalian bakal ketemu resensinya kok sebelum wrap-up Juli di-publish XD Sejauh ini aku udah baca 7 e-books, bakal lebih sedikit dari bulan Juni hiks. Bagusnya adalah, banyak buku yang aku kasih ratingnya tinggi di bulan Juli. Jadi, stay tune aja yaaa! :D


Diberdayakan oleh Blogger.

Fav-Qoutes

"Kekuatan ada pada diri orang-orang yang tetap bangun dan menjalani setiap hari meski hal terakhir yang ingin mereka lakukan adalah hidup. Kekuatan datang dari senyum mereka yang bersedih, dari orang-orang yang telah kehilangan segalanya namun tetap bertahan." (Some Kind of Wonderful by Winna Efendi

"Billie tidak bisa berhenti bertanya-tanya dengan naif mengapa beberapa wanita mendapatkan banyak hal sejak mereka dilahirkan -kecantikan, pendidikan, kekayaan, bakat- sementara yang lain harus memulai hidup dengan begitu sedikit anugerah." (The Girl On Paper by Guillaume Musso)

“Dia akan pergi lagi. Dia akan pergi lagi dan lagi sampai umurnya cukup dewasa dan tidak ada lagi yang bisa mengirimnya pulang.” – hlm 363 (Little Fires Everywhere by Celeste Ng)